Sebagian besar formulasi perawatan pori-pori masih berfokus pada dua pendekatan utama: kontrol minyak dan pengencangan mekanis. Namun semakin banyak penelitian dermatologi menunjukkan adanya penyebab ketiga yang jarang dibahas — glikasi (glycation). Paparan harian terhadap gula, makanan bakar/goreng, keringat, makeup, dan polusi udara (debu halus PM10) mempercepat pembentukan AGEs (Advanced Glycation End-products), yang merusak kolagen dan melemahkan struktur penopang kulit di sekitar folikel. Hasilnya, pori-pori terlihat lebih besar bukan karena minyak, melainkan karena struktur penopang di sekitarnya telah rusak.
Ini adalah pergeseran penting bagi para formulator. Bahan aktif pengecil pori yang hanya mengandalkan penyerapan minyak atau efek astringent tidak menyentuh mekanisme yang dipicu AGE — artinya bahan tersebut hanya mengatasi gejala, sementara kerusakan struktural yang mendasarinya terus berlanjut. POREZERO™, yang baru saja diluncurkan di in-cosmetics Korea 2026, dikembangkan secara khusus untuk mengatasi celah ini.
Why POREZERO
POREZERO™ adalah kompleks 3 bahan tumbuhan — Centella Asiatica Extract, Sophora Japonica Flower Extract, dan Asparagus Racemosus Root Extract — dirancang sebagai Teknologi Anti-Glikasi 2 langkah, bukan sekadar astringent dengan satu mekanisme kerja. Bahan ini sedang dalam proses Patent Pending, Cruelty-Free (tidak diuji pada hewan), dan memiliki ISO 16128 Natural Origin Index sebesar 1.0.
Mechanism
Step 1 — Perlindungan dari debu halus: Memulihkan produksi kolagen dengan menghambat kerusakan kolagen akibat paparan harian debu halus (PM10).
Step 2 — Anti-glikasi: Memulihkan produksi kolagen dengan menekan pembentukan AGE — proses glikasi yang merusak kolagen dan melemahkan struktur kulit.
Kedua langkah ini bekerja mengatasi baik faktor eksternal (polusi) maupun internal (glikasi), bukan hanya mengandalkan efek pengencangan pori sementara.
Clinical Data
Uji klinis: POREZERO™ diaplikasikan pada konsentrasi 2%, 20 subjek, evaluasi selama 4 minggu.
- Pore Number: berkurang 17% (dibanding plasebo, peningkatan 12% lebih baik)
- Pore Area: berkurang 23% (dibanding plasebo, peningkatan 15% lebih baik)
- Pore Depth: berkurang 11% (dibanding plasebo, peningkatan 9% lebih baik)
- Skin Elasticity: meningkat 23% (dibanding plasebo, peningkatan sekitar 30% lebih baik)
Tingkat penggunaan yang disarankan: 2%.
Interested in Formulating with POREZERO?
MAHA adalah distributor resmi Bahan Aktif di Asia. Hubungi kami sekarang untuk dukungan teknis dan TDS, serta untuk meminta sampel gratis.