Tren Thailand 2026 : Memasuki Era Baru Beauty “Skinimalism” – Kulit Sehat Merupakan hal yang Utama

September 23 , 2026

Kalau bicara soal tren kecantikan 2026, era makeup tebal atau mengejar hasil whitening instan mulai semakin ditinggalkan oleh generasi baru. Sebagai gantinya, industri kecantikan kini bergerak ke arah yang lebih sederhana melalui konsep “Skinimalism”, atau yang juga dikenal sebagai Minimal Glow / Clean Girl Look. Ini bukan sekadar tren sesaat. Skinimalism mencerminkan perubahan cara pandang terhadap kecantikan dan gaya hidup secara keseluruhan.  

Kenapa filosofi “less is more” semakin disukai konsumen Thailand? 
Mari kita lihat lebih jauh.  

Fenomena ini bukan hanya terlihat di media sosial. Angkanya juga menunjukkan arah yang sama. Berdasarkan data Euromonitor yang dikutip dalam laporan KOTRA Bangkok pada Mei 2026, pasar skincare Thailand tumbuh sekitar 9% secara year-on-year pada 2025, dari sekitar USD 3,0 miliar menjadi USD 3,2 miliar. Sementara itu, kategori colour cosmetics tumbuh lebih cepat, sekitar 13%. Meski berasal dari kategori berbeda, keduanya bergerak ke arah yang sama: lebih sedikit produk, tetapi dengan fungsi yang lebih banyak.

3 Alasan Utama Kenapa “Skinimalism” atau “Minimal Glow” Semakin Mendominasi Pasar

  • Cuaca dan Polusi yang Menantang: Thailand dikenal dengan cuaca panas dan lembap sepanjang tahun, ditambah paparan PM 2.5 dan kondisi perkotaan yang padat. Menggunakan terlalu banyak layer skincare, seperti tren Korean skincare beberapa tahun lalu, atau memakai foundation tebal bisa membuat kulit terasa lengket, mudah tersumbat, dan lebih rentan mengalami iritasi. Karena itu, konsumen sekarang semakin memilih produk yang “mudah digunakan, skin-friendly, dan non-comedogenic."  
  • Bergeser ke Konsep “Skin-First” (Makeup yang baik adalah kulit yang sehat): Standar kecantikan saat ini semakin menghargai kondisi real skin yang sehat, plump, dan glowing dibandingkan sekadar menutupi kulit dengan makeup tebal. Konsep seperti Glass Skin menjadi representasi kulit yang terlihat sehat, lembap, dan bercahaya secara alami. Akibatnya, skincare yang fokus pada skin barrier repair serta makeup ringan seperti tinted sunscreen dan cream blush semakin menjadi pilihan utama untuk rutinitas sehari-hari.
  • Menyesuaikan dengan Gaya Hidup yang Serba Cepat: Bagi masyarakat perkotaan, waktu menjadi salah satu hal yang paling berharga. Produk multitasking atau hybrid skincare yang menggabungkan beberapa manfaat sekaligus seperti nourishment, sun protection, dan colour correction menawarkan solusi yang lebih efisien dari sisi waktu, budget, maupun rutinitas jangka panjang.

Singkatnya, Skinimalism 2026 menggambarkan standar kecantikan yang lebih sederhana dan sustainable: less is more. Fokusnya adalah menjaga kulit tetap kuat dan sehat dari dalam melalui pendekatan skin-first, sekaligus mengurangi rutinitas skincare dan makeup yang terlalu kompleks menjadi hanya langkah-langkah yang benar-benar dibutuhkan. Hasil akhirnya adalah tampilan kulit yang lebih natural dan glowing, sesuai dengan iklim panas dan lembap serta gaya hidup modern yang cepat.

Pendorong Utama Skinimalism: Pergeseran ke Dermocosmetics

Laporan KOTRA yang sama juga menunjukkan salah satu faktor utama di balik tren “less is more” ini, yaitu meningkatnya minat terhadap dermocosmetics. Pasar dermocosmetics Thailand diproyeksikan tumbuh dari sekitar USD 109 juta pada 2023 menjadi USD 136 juta pada 2027, sementara segmen OTC skin treatment sendiri diperkirakan mencapai sekitar USD 121 juta pada 2025. 

Seiring batas antara kosmetik dan pharmaceutical semakin kecil, yang dalam laporan tersebut disebut sebagai tren cosmeceutical, konsumen Thailand mulai memilih lebih sedikit produk, tetapi dengan bahan aktif yang lebih multifunctional dan didukung oleh clinical evidence.

Brand global juga sudah mulai menyesuaikan diri dengan perubahan ini. L'Oréal melalui Revitalift, Beiersdorf melalui Eucerin, Unilever dengan POND'S, Estée Lauder, P&G melalui Olay, Amway dengan Artistry, hingga Shiseido terus memperluas lini produk functional dan dermo-focused mereka di Thailand. Ini menunjukkan bahwa positioning “multi-function dan clinically supported” bukan lagi niche, tetapi mulai menjadi standar baru di pasar.

Laporan tersebut juga mengutip pandangan dari marketing manager di industri beauty retail Thailand. Konsumen kini semakin mempertimbangkan informasi mengenai bahan dan efektivitas, selain brand image, sebelum membeli produk.Produk yang mampu menjawab kebutuhan akibat kondisi iklim seperti iritasi, barrier repair, dan perlindungan UV juga menunjukkan permintaan yang paling konsisten. 

Perubahan ini juga terlihat dari sisi distribusi. Review di TikTok dan Instagram semakin sering langsung mendorong keputusan pembelian, sehingga brand dituntut untuk menjelaskan performa bahan dengan cara yang simple, visual yang bagus, dan mudah dipahami.


Spotlight: Brand Thailand yang Sedang Viral dan Mendorong Tren Skinimalism

Dr.PONG ActiveIN™ BarrierX Ultimate Defense Serum

Nama Produk: 
Dr.PONG ActiveIN™ BarrierX Ultimate Defense Serum

 
Bahan aktif utama :
Ceramides Complex, Niacinamide, dan 1% Aquatide. Formula ini dirancang sebagai solusi multifungsi untuk membantu memperkuat skin barrier, mengurangi moisture loss, memberikan hidrasi melalui 8-molecule Hyaluronic Acid Complex, membantu mengurangi redness, meratakan skin tone, serta menyederhanakan rutinitas sensitive skincare menjadi satu langkah.



Her Hyness Hexapeptide Anti-Aging Super Dry Touch Sunscreen SPF50+ PA++++

Nama Produk: 
Her Hyness Hexapeptide Anti-Aging Super Dry Touch Sunscreen SPF50+ PA++++

Bahan aktif utama:
Hexapeptide untuk collagen boosting dan anti-aging, Ultra-Long UVA/UVB filters, serta moisturizing dan repairing agents. Produk ini menggabungkan sun protection, hydration, dan anti-aging dalam satu tube, sehingga konsumen tidak perlu menggunakan banyak layer produk dalam satu rutinitas.



Oriental Princess - Ultimate Renewal Regenerating Day Cream SPF 25

Nama Produk: 
Oriental Princess - Ultimate Renewal Regenerating Day Cream SPF 25  

Bahan aktif utama: 
Natural Peptide dan concentrated anti-aging extracts untuk mendukung collagen boosting dan anti-aging, moisturizing & repairing agents untuk hydration dan moisture retention, serta UV Filters SPF 25 untuk sun protection. Produk ini menyederhanakan rutinitas dengan menggabungkan deep nourishment, hydration, anti-aging, dan sun protection dalam satu jar, menyelesaikan satu tahapan secara utuh tanpa perlu melapis beberapa produk.


Tingkatkan Formulasi Kecantikan Anda untuk Tahun 2026 dengan Maha.

Bagi brand dan product developer yang ingin menangkap peluang dari tren ini, pemilihan high-performance, aman, dan bahan aktif yang sustainable menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan produk. Di Maha, kami siap mendukung pengembangan solusi personal care dengan pilihan bahan aktif yang multifungsi dan relevan dengan tren skincare 2026. ​

​

Keempat bahan aktif kami yang ditampilkan dalam gambar (Rejuvecoll™, Natori Multibiome HD, Natori Collacell VX, dan Natori Ceramide complex) mencerminkan tren perawatan kulit terkini, baik di Thailand maupun secara global. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran dari penggunaan bahan aktif tunggal menuju kompleks yang bersifat multifungsi dan bekerja melalui berbagai jalur biologis.

Pendekatan ini sesuai dengan kebutuhan konsumen modern yang menginginkan kenyamanan dan efisiensi waktu melalui konsep skinimalism, tetapi tetap mengharapkan hasil yang lengkap. Formula yang lebih advanced kini diharapkan mampu memberikan beberapa manfaat sekaligus, seperti anti-aging, brightening, moisturising, dan pemulihan skin barrier dalam satu produk.  

Tertarik mencoba sampel atau mendapatkan technical data sheet lengkapnya? Hubungi tim MAHA untuk informasi lebih lanjut.

Or reach us directly
Masuk untuk meninggalkan komentar
Natori Phytopeel: Solusi Eksfoliasi yang 100% Alami
It Was the Most-Requested Sample at Our Seminar