Tahukah kamu bahwa udara luar di area terbangun di Singapura bisa 7 derajat Celsius lebih panas dibandingkan dengan area hijau? Fenomena ini disebut “Efek Pulau Panas” atau sering disebut sebagai Heat Island Effect, yaitu kondisi di mana suhu udara di pusat kota lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekitar yang non-perkotaan.
Seiring dengan pesatnya urbanisasi di Singapura selama beberapa dekade terakhir, ditambah dengan perubahan iklim, kawasan terbangun menjadi semakin panas dan kita sebagai penghuni juga semakin sering menggunakan pendingin udara (AC) untuk mendinginkan diri. Udara panas yang dihasilkan oleh unit AC turut berkontribusi terhadap peningkatan suhu di area terbangun. Hal ini menciptakan sebuah siklus yang merugikan: semakin panas suhunya, semakin banyak kita menggunakan AC, dan semakin banyak AC digunakan, suhu menjadi semakin panas. Singapura memiliki jumlah unit AC per kapita yang lebih tinggi dibandingkan wilayah mana pun di Asia Tenggara. Jumlah unit AC diperkirakan akan meningkat hingga 73% antara tahun 2010 dan 2030, seiring dengan lingkungan terbangun yang diproyeksikan akan menampung hampir 7 juta penduduk dalam 12 tahun ke depan. Efek Pulau Panas diperkirakan akan menjadi salah satu masalah lingkungan utama bagi Singapura di masa mendatang.
Matahari memancarkan cahaya dalam berbagai spektrum, salah satunya adalah inframerah (IR). Sinar inframerah diserap oleh berbagai material, termasuk cat, sehingga menyebabkan material tersebut menjadi panas dan kemudian melepaskan panas ke lingkungan.
Yang menjadi pertanyaan, apa yang bisa dilakukan oleh industri cat untuk meminimalisir efek pulau panas?
TSR (Total Solar Reflectance) digunakan untuk mengukur kemampuan pigmen dalam memantulkan cahaya matahari. Nilai TSR berada pada rentang 0 hingga 100%. Semakin tinggi nilai TSR, semakin rendah panas yang diserap. Setiap warna memiliki nilai TSR yang berbeda. Untuk warna gelap, nilai TSR berkisar antara 15–35%, sedangkan warna putih sekitar 70–75%. Teknologi baru telah meningkatkan nilai TSR warna putih hingga mencapai 88%. Pigmen hitam oksida dengan nilai TSR sebesar 21% dapat digunakan untuk menggantikan karbon hitam yang hanya memiliki nilai TSR sekitar 10%.
MAHA Chemicals menyediakan serangkaian pewarna reflektif surya untuk produsen cat. Pewarna reflektif surya ini, yang digunakan pada cat eksterior, mengurangi emisi panas ke lingkungan.
contact us Hubungi kami untuk mengetahui lebih lanjut perihal zat pewarna reflektif surya
Sedang mencari zat pewarna reflektif surya?
Kami menawarkan variasi produk yang memiliki nilai berkelanjutan. Bila butuh bantuan, konsultasi dengan para ahli kami untuk mendapatkan solusi terbaik