Apa itu skin aging dan bagaimana prosesnya terjadi?
Skin aging adalah proses alami yang terjadi seiring bertambahnya usia. Salah satu tanda paling terlihat dari penuaan kulit adalah muncul dan semakin dalamnya kerutan, karena kulit menjadi kurang elastis dan lebih rapuh. Produksi minyak alami dari lapisan tengah kulit (dermis) juga menurun, sehingga kulit menjadi lebih kering dan tampak lebih berkerut. Selain itu, lemak pada lapisan bawah kulit (hypodermis) juga berkurang, menyebabkan kulit menjadi lebih kendur dan garis-garis wajah semakin terlihat lebih jelas.
Seiring bertambahnya usia, paparan sinar ultraviolet (UV) juga berkontribusi terhadap pembentukan kerutan dengan merusak jaringan ikat kulit, yaitu serat kolagen dan elastin yang berada di dermis. Serat kolagen berfungsi memberikan struktur dan support pada kulit, sementara serat elastin memberikan fleksibilitas dan kekuatan. Tanpa keduanya, kulit akan kehilangan elastisitas dan mulai mengendur serta berkerut.

Tiga lapisan kulit di atas jaringan otot. Dermis mengandung kelenjar minyak, serat kolagen dan elastin, sedangkan jaringan subkutan (hipodermis) mengandung lemak [2].
Bahan untuk Membantu Mengurangi Skin Aging
Dalam artikel ini, akan diperkenalkan dua ingredients, yakni C. rabens dan GOS (Galacto-oligosaccharides). Kedua ingredients ini dapat digunakan dalam beauty supplements untuk membantu menjaga kesehatan kulit, memperbaiki tampilan kulit, dan membantu mengurangi kerutan sebagai tanda utama skin aging.
Memperkenalkan Crassocephalum rabens
Crassocephalum rabens adalah herbal yang secara tradisional digunakan di Taiwan untuk membantu mengatasi kondisi terkait inflamasi. Penelitian menunjukkan bahwa C. rabens memiliki aktivitas anti-inflamasi dan aktivitas anti-cancer. Manfaat ini berasal dari active compound utamanya, yaitu phytogalactolipid 1,2-di-O-linolenoyl-3-O-β-galactopyranosyl-sn-glycerol (dLGG). Greenyn Biotechnology menghadirkan RabenWhite® yang mengandung active compound CRK774™, bentuk standar dari dLGG yang telah dipatenkan.
Mekanisme Kerja

C. rabens membantu memperbaiki kondisi kulit melalui satu mekanisme utama, yaitu menghambat ekspresi cyclooxygenase-2 (COX-2), enzim penting yang memicu inflamasi. Karena COX-2 meningkatkan aktivitas tirosinase, maka penghambatan COX-2 membantu menurunkan aktivitas tirosinase dan mengurangi produksi melanin. Sehingga, kulit tampak lebih cerah dan membantu efek depigmentation
COX-2 juga diketahui dapat mengaktifkan matrix metalloproteinases (MMPs) atau collagenases, yaitu enzim yang memecah collagen. Dengan penghambatan COX-2 oleh C. rabens, aktivitas MMP berkurang, degradasi kolagen menurun, dan pembentukan kerutan dapat ditekan
Studi Klinis
Dalam studi The Ameliorating Effect of Crassocephalum rabens (Asteraceae) Extract on Skin Aging Ameliorating Effect of Crassocephalum rabens (Asteraceae) Extract on Skin Aging yang dilakukan oleh tim R&D Greenyn Biotechnology, setelah penggunaan selama 4 minggu, partisipan yang menggunakan C. rabens menunjukkan peningkatan pada kerutan, kecerahan kulit, kandungan kolagen, dan pengurangan UV spots (bintik-bintik hitam) dibandingkan dengan peserta dalam kelompok placebo.


Memperkenalkan: Galacto-oligosaccharides
Galacto-oligosaccharides atau GOS adalah prebiotik non-digestible (tidak dapat dicerna) yang terdiri dari 3 hingga 10 molekul galaktosa dan glukosa. GOS diproduksi dari lactose menggunakan β-galactosidase dan dikenal mampu membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan kekebalan tubuh. GOS bekerja dengan melewati usus besar tanpa tercerna untuk difermentasi oleh bakteri baik, yang selanjutnya berkembang biak dan memberikan manfaat.
Meskipun prebiotik seperti GOS terutama dikenal untuk meningkatkan kesehatan usus, mereka juga berkontribusi pada kesehatan kulit melalui pertumbuhan flora mikroba usus yang bermanfaat. BeautyOLIGO® adalah galacto-oligosaccharide dengan kemurnian tinggi yang meningkatkan regulasi usus, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan aktivitas biologis. BeautyOLIGO® juga telah diverifikasi memiliki efek perbaikan kulit melalui uji coba pada hewan dan demonstrasi klinis.
Mekanisme Kerja
Faktor diet dapat menyebabkan masalah kulit seperti atopi, jerawat, kekeringan, dan timbulnya kerutan, dengan memicu penyerapan cepat racun usus yang dihasilkan oleh bakteri jahat ke dalam mukosa usus, serta mentransfer dan mengakumulasikannya ke kulit. BeautyOLIGO® memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan bakteri baik di usus, meningkatkan penyerapan mineral, dan menghilangkan racun, yang menghasilkan perbaikan masalah kulit dan penyakit atopik dengan menyesuaikan perubahan sitokin, yaitu zat pemberi sinyal yang mengontrol sistem pertahanan tubuh.

Studi Klinis
Dalam penelitian Dietary galacto-oligosaccharides improve skin health: A randomized double blind clinical trial, kelompok GOS menunjukkan peningkatan nilai corneometer (pengukur tingkat hidrasi kulit) yang signifikan dari awal hingga minggu ke-12, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kehilangan air transepidermal (TEWL), yang mengacu pada kehilangan air melalui kulit, juga berkurang secara signifikan setelah 12 minggu pengobatan GOS. Selain itu, area kerutan berkurang secara signifikan setelah 8 minggu mengonsumsi GOS. Sementara itu, penelitian tentang Efek Penghambat Galactooligosaccharide pada Pigmentasi Kulit menunjukkan bahwa pengobatan dengan GOS mengurangi indeks melanin (pigmen kulit) dan indeks eritema (kemerahan kulit), sehingga GOS berperan dalam menghambat pigmentasi kulit.

Tabel di atas menunjukkan hasil pengukuran, di mana konsumsi BeautyOLIGO® membantu meningkatkan retensi kelembapan kulit dan mengurangi pigmentasi kulit, sehingga memberikan efek moisture retention, meningkatkan kecerahan, dan erythema reduction
Sedang mencari ingredients anti-aging untuk beauty supplements? Coba RabenWhite® atau BeautyOLIGO® sekarang! 📩 Hubungi kami di sales@maha.asia ntuk informasi produk dan quotation lebih lanjut.
Supplier Bahan Suplemen di Indonesia
Kami menawarkan beragam bahan aktif untuk makanan dan minuman. Konsultasikan dengan pakar teknis kami untuk menemukan solusi yang tepat untuk Anda!
References:
Mayo Foundation for Medical Education and Research. (2021, October 9). Wrinkles. Mayo Clinic. Retrieved January 17, 2023, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/wrinkles/symptoms-causes/syc-20354927
Skin: Layers, structure and function. Cleveland Clinic. (n.d.). Retrieved January 17, 2023, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/10978-skin
S. National Library of Medicine. (n.d.). Aging changes in Skin: Medlineplus medical encyclopedia. MedlinePlus. Retrieved January 17, 2023, from https://medlineplus.gov/ency/article/004014.htm
Larsen, E. and Christensen, L.P. (2007). Common vegetables and fruits as a source of 1,2-di-O-?-linolenoyl-3-O-?-D-galactopyranosyl-sn-glycerol, a potential anti-inflammatory and antitumor agent. Journal of Food Lipids, 14(3), 272–279. https://doi.org/10.1111/j.1745-4522.2007.00085.x
Mrena, J. (2006). MMP-2 but not MMP-9 associated with COX-2 and survival in Gastric cancer. Journal of Clinical Pathology, 59(6), 618–623. https://doi.org/10.1136/jcp.2005.033761
Philips, N., Auler, S., Hugo, R., & Gonzalez, S. (2011). Beneficial regulation of matrix metalloproteinases for skin health. Enzyme Research, 2011, 1–4. https://doi.org/10.4061/2011/427285
Suh, M. G., Bae, G. Y., Jo, K., Kim, J. M., Hong, K.-B., & Suh, H. J. (2020). Photoprotective Effect of Dietary Galacto-Oligosaccharide (GOS) in Hairless Mice via Regulation of the MAPK Signaling Pathway. Molecules, 25(7), 1679. MDPI AG. Retrieved from http://dx.doi.org/10.3390/molecules25071679
Niittynen, L., Kajander, K., & Korpela, R. (2007). Galacto-oligosaccharides and bowel function. Scandinavian Journal of Food and Nutrition, 51(2), 62–66. https://doi.org/10.1080/17482970701414596
Suh, M. G., Hong, Y. H., Jung, E. Y., & Suh, H. J. (2019). Inhibitory Effect of Galactooligosaccharide on Skin Pigmentation. Preventive nutrition and food science, 24(3), 321–326. https://doi.org/10.3746/pnf.2019.24.3.321
Hong, K.-B., Jeong, M., Han, K. S., Hwan Kim, J., Park, Y., & Suh, H. J. (2015). Photoprotective effects of galacto-oligosaccharide and/or bifidobacterium longum supplementation against skin damage induced by ultraviolet irradiation in hairless mice. International Journal of Food Sciences and Nutrition, 66(8), 923–930. https://doi.org/10.3109/09637486.2015.1088823